saat berdamai denganmu , aku hampir kehilanganmu
Bukan karena aku tidak kuasa,namun tersedak.
aku akan terus melafadzkan ha bagi kehidupan kelak.
hingga kudapati na caraka yang masing terngiang-ngiang.
lalu kau ungkap da ta sa wa la
membumbung perihku dan lumrah pha da dja ya nya
namun ketika aku tak mampu melindap dan mengaum untukmu
dan kita [...]
DIarsipkan di bawah: rumah | Ditandai: DAMAI | Leave a Comment »